zero point zero
Karena sebuah permainan semesta, kita di pertemukan, di buat saling mempunyai rasa, dan di buat bahagia paling sederhana. Karena sebuah permainan semesta juga, kita di pisahkan, di buat saling membenci, dan di buat sedih paling rumit.
Tak perlu di tanya perihal hati, rasanya seperti lidah yang terbakar. Mati rasa. Semesta yang aku pijaki dengan kesenangan seketika lebur dengan cairan raksa. Menyesal? tentu. Sebab, yang terbaik tak akan datang untuk kesekian kalinya.
Terima kasih untuk waktu singkat dan kenangan yang selalu mengalir deras di pikiranku. Karenamu, aku belajar untuk bangkit.
...
started by ;
Jefferson Wijaya
Diana Lauranta
Haddad Padantya
Joharul Adiguna
penambahan cast akan bertambah seiring berjalannya cerita.
Bạn đang đọc truyện trên: Truyen2U.Com